Mangrove Forest Management in Maitara Village Sount Tidore Islnds City
DOI:
https://doi.org/10.52046/agrikan.v18i2.2651Keywords:
Management , Mangrove Forest , Government Village, Participation Community , South MaitaraAbstract
Study This aim For know management mangrove forest in the village South Maitara , Tidore City Islands . Background behind study This based on by condition mangrove ecosystems that are experiencing damage consequence attack pests , so that required management And sustainable conservation . Research This implemented in the village South Maitara on April 2025 to May 2025 for know management mangrove forest in the village South Maitara , Tidore City Islands . The method used that is descriptive qualitative with technique data collection through observation , interviews , and documentation . Informants taken as many as 2 people , namely : head Village South Maitara and head hamlet . Results study show that the management process mangrove forest in the village South Maitara via four stages main , namely planning , implementation , monitoring , and evaluation.
References
Abbas salim,2003, Asuransi dan manajemen resiko, jakarta, Pt, raja grafindo persada
Ahmad Redi.2014.Hukum Sumber Daya Alam dalam Sektor Kehutanan.Jakarta: Sinar Grafika
Arsyad, M. 2018. “Pengaruh Pengeringan Terhadap Laju Penurunan Kadar Air Dan Berat Jagung (Zea Mays L.) Untuk Varietas Bisi 2 Dan Nk22”. Dalam Jurnal Agropolitan, 1 (5). Gorontalo: Universitas Ichsan Gorontalo. https://media.neliti.com/media/publications/259199-pengaruh-pengeringanterhadap-laju-penur-9ee220c5.pdf. [ 13 Januari 2021].
Bengen, D.G. 2001. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor.
Conor. 1974. Monitoring Pekerjaan. Yogyakarta
Dahuri, R. (2003). Keanekaragaman Hayati Laut : Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Erawati, I. (2013). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan Mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung. Ruang, 1(1), 31-40.
Fitria, Nita. 2013. Laporan Pendahuluan Tentang Masalah Psikososial. Jakarta : Salemba Medika.
Handoko, T.hani. 1995. Manajemen personalia dan sumber daya manusia. BPFE. Yogyakarta.
Harianto.S.P. 1999, Konservasi Mangrove Dan Potensi Pencemaran Teluk Lampung. jurnal Manajemen & Kualiras Lingkungan, 1 (1) : 9-15.
Heriyanto, N M, and Endro Subiandono. 2012. “Kandungan Karbon Hutan Mangrove Di Taman Nasional Alas Purwo ( Composition and Structure , Biomass , and Potential of Carbon Content In Mangrove Forest At National Park Alas Purwo ).” Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam 9 (1): 23–32.
Iyas, Yusuf. (2014). Peran dan Fungsi Pemerintahan dalam Proses Pemberdayaan Masyarakat. Humaniora. Diakses dari http://www.Iyasyusuf.asia/2014/05/peran-danfungsi-pemerintahandalam html
Maria Eni Surasih, Pemerintah Desa dan implementasinya, Jakarta: Erlangga, 2006
Mehrens,W,A and I.J. Lehmann (1978) : Measurement and Evaluation in Education and Psychology. 2nd Ed. Holt, Rinehart and Winston, New York.
Mulyadi. 2010. Sistem Akuntansi, Edisi ke-3, Cetakan ke-5. Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Mulyana, J., Muin, S., & Roslinda, E. Peran Pemerintah Desa Mendalok Dalam Pengelolaan Wisata Alam Mangrove Polaria Tanjung Pagar Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 1(4), 1278-1289.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Fitria Ali, Wiwin Failysa Putri , Tarin Salim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







