Pengaruh Subtitusi Abon Ikan Julung-Julung Terhadap Mutu Hedonik Sagu Lempeng
DOI:
https://doi.org/10.52046/biosainstek.v5i1.717Keywords:
Abon ikan, Julung-julung, Mutu hedonik, Sagu lempengAbstract
Sagu lempeng merupakan makanan tradisional khas Maluku Utara. Sagu lempeng yang dikenal oleh masyarakat Maluku Utara ada dua jenis, yaitu sagu lempeng yang bahan bakunya berasal dari batang pohon sagu dan sagu lempeng yang bahan bakunya berasal dari ubi kayu. Ikan julung-julung diambil sebagai bahan subtitusi karena merupakan ikan yang banyak ditangkap oleh nelayan dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan subtitusi pada pembuatan sagu lempeng tersebut karena memiliki serat yang halus. Penambahan daging ikan atau subtitusi abon ikan julung-julung dapat berpengaruh terhadap mutu organoleptic sagu lempeng diantaranya kenampakan, warna bau serta rasa sagu lempeng yang sekaligus dapat berpengaruh terhadap daya tarik masyarakat terhadap produk sagu. Abon ikan adalah jenis produk olahan berbahan dasar daging ikan dengan tambahan bumbu, garam, gula merah dan santan yang diolah dengan cara perebusan, penggorengan dan pengepresan. Pada penelitian ini bumbu olahan abon ikan menggunakan bumbu abon ikan julung-julung. Manfaat penelitian adalah sebagai sumber informasi guna pengembangan produk olahan abon ikan julung-julung sebagai alternatif bahan isian sagu lempeng sehingga menghasilkan produk sagu lempeng yang sehat dan kaya protein. Metode penelitian ini menggunakan rancangan percobaan yaitu rancangan acak kelompok faktor tunggal yaitu jenis bumbu olahan abon ikan dan aplikasinya sebagai bahan isian sagu lempeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis olahan abon ikan berpengaruh terhadap atribut warna, aroma dan rasa, dengan nilai atribut kenampakan 3.94-3.08; warna 3.87-2.87; bau 3.9-3.0; dan rasa 5.1-3.0.
References
Anonim. 2010. Pertumbuhan dan Perkembangan. (Online). http://zaifbio.wordpress.com/2010/02/12/pertumbuhan-danperkembangan. Diakses 29 Juni 2013.
Badan Standrisasi Nasional, (1995). Standar Nasional Indonesia.SNI-013707-1995.Abon. Badan Standarisasi Nasional.Jakarta.
[BSN] Badan Standarisasi Nasional. 2008. SNI 3729-2008.Tepung Sagu :Jakarta. 34 hal.
Borman R. I. dan Fauzi Helmi. 2018. Penerapan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beasiswa Siswa Berprestasi Pada SMK XYZ. CESS (Journal of Computer Engineering System and Science). p-ISSN :2502-7131, e-ISSN :2502-714x Vol. 3 (1); 17 – 22.
Borman, R.I. & Helmi, F., 2018. Penerapan Metode Perbandingan Eksponensial (Mpe) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beasiswa Siswa Berprestasi Pada SMK XYZ. CESS (Journal of Computer Engineering System and Science), 3(1).
Darwin, P. 2013. Menikmati Gula Tanpa Rasa Takut. Sinar Ilmu. Yogyakarta.
Fachruddin, L. (1997). Membuat Aneka Selai. Kanisius. Yogyakarta.
Heny Pratiwi, 2013. Buku Ajar Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: Deepublish.
Hadiwiyoto, S, 1993. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Penerbit Liberty, Yogyakarta.
Kementrian Kelautan dan Perikanan. 2015. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 25/Permen-KP/2015. tentang Rencana Strategis Kementrian Kelautan dan Perikanan Tahun 2015-2019. Jakarta.
Marimin, 2007. Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: Andi Publisher.
Mulyadi, Deni. 2011. Teknik Budidaya Cabai Kriting. (Online). http//guncitorvum.wordpress.com/2011/10/19/311. Diakses pada 10 November 2013. 19.00 WIB.
Marsono, Y. 1998. Perubahan Kadar Resistant Starch (RS) dan Komposisi Kimia Beberapa Pangan Kaya karbohidrat dalam Pengolahan. J. Agritech 19 (3): 124-127.
Rubatzky, V.E dan M. Yamaguchi. 1998. Sayuran Dunia: Prinsip, Produksi dan Gizi. Jilid 1. ITB. Ban-dung.
Syahrul. (2001). Studi Mutu dan Penerimaan Konsumen terhadap Abon Ikan. Jurnal Natur Indonesia III (2): 178-184.
Sofia, L. 2006. Isolasi dan Uji Bioaktifitas Kandungan Kimia Utama Puding Merah dengan Metoda Uji Brie Shrimp.USU Respository@2006.
Suryani A, Erliza Hambali, Encep Hidayat. 2007. Membuat Aneka Abon . Penebar Swadaya. Jakarta.
Tirtowinata, T. 2006. Makanan Dalam Perspektif Al-Quran dalam Ilmu Gizi. Fakultas Kedokteran. Universitas Indonesia. Jakarta.
Wahyudi. 2003. Memproduksi Roti. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Widaningrum, B.A. Santosa. Endang Yuli Purwani. 2005. Penelitian Pengaruh Suhu Pemeraman Terhadap Kualitas Mi Sagu dan Kadar Resistant Starch (RS). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Inovatif Pasca Panen Untuk Pengembangan Industri Berbasis Pertanian. Bogor, 7-8 September 2005. Balai Besar Pengembangan Litbang Pasca Panen.
Wibowo, Singgih. 2007. Budidaya Bawang Merah. Penebar Swadaya. Jakarta.
Winarno, F. G. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. Jakarta : PT. Gramedia.
Winarno, F. G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Yulianti E and F. Juwita, 2016. "Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tempat Kuliner Di Kota Pa-dang Menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE)," TEKNOIF, Vol. 4 No. 2.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2022 Fajrin Tuduhu, Umar Tangke, Fauziah Nurhamidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISSN REGISTERED IN : 















