Optimization of Yellowfin Tuna Production in Ternate Island Waters Using Geographic Information System

Authors

  • Hajrul Mustafa Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Indonesia
  • Umar Tangke Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Indonesia
  • Darmawaty Darmawaty Universitas Khairun, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52046/biosainstek.v6i2.2068

Keywords:

GIS, YFT, Oceanografi

Abstract

This research was conducted from July to September 2023, with the aim of analyzing the relationship between oceanographic parameters and yellowfin tuna catch. The use of experimental fishing method with regression analysis and geographic information system is expected to answer the research objectives. Based on the results of the study, it was found that simultaneously oceanographic conditions have a significant effect on the catch of yellowfin tuna in Ternate Island waters with a calculated F value of 12,449 and a significance of 0.000, then with the backward method it was found that individually only sea surface temperature and chlorophyll-a concentration parameters were closely related to yellowfin tuna catches with a coefficient of determination (r2) value of 0.581 and 0.461, respectively. It is necessary to conduct further research with different fishing locations in order to determine the potential of fisheries, especially yellowfin tuna.

Author Biographies

Hajrul Mustafa, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Program Studi Teknologi, Fakultas Petanian dan Perikanan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate Indonesia, Email : umbakhaka@gmail.com

Umar Tangke, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Program Studi Teknologi, Fakultas Petanian dan Perikanan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate Indonesia, Email : umbakhaka@gmail.com

Darmawaty Darmawaty, Universitas Khairun

Program Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, Ternate Indonesia

References

Ali, K. 2014. Pemetaan Suhu Permukaan Laut di Perairan Timur Aceh dengan Menggunakan Citra Aqua MODIS. Pekanbaru: Universitas Riau.

Azis, M.F. 2006. Gerak Air di Laut. Oceana. 31 (4).

Bafagih, A., S. Hamzah., U. Tangke. 2018. Hubungan Antara Suhu Permukaan Laut Dan Hasil Tangkapan Ikan Julung Di Perairan Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara. Prosiding Seminar Nasional KSP2K II, 1 (2) : 23-28.

Effendi, R., Palloan, P., & Ihsan, N. 2012. Analisis Konsentrasi Klorofil-a di Perairan Sekitar Kota Makassar Menggunakan Data Satelit Topex/Poseidon. Jurnal Sains Dan Pendidikan Fisika, 8(3), 279–285.

Elly, M. J., 2009. Sistem Informasi Gegrafis (Menggunakan Aplikasi Arc View 3.2 dan ERMapper 6.4.). Edisi Pertama. Graha llmu. Yogakarta.

FAO, 2003. FAO Species Catalogue Vol. 2 Scombrids of The World An Annotated And llustratted Cataloque of Tunas, Mackerel, Bonitas and Related Species Known to Date. Rome. UN.

Food Agriculture Organization [FAO]. 2011. FAO Species Catalogue, Scombrids of The World, An Annoted and Illistrates Catalogue of Tunas, Mackerels, Bonitos and Related Species Known to Date. Vol. 2. Rome. United Nation Development Program.137 p.

Gunarso, W. 1985. Tingkah Laku Ikan dalam Hubungannya dengan Alat, Metoda dan Teknik Penangkapan. Diktat Kuliah Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Hendiarti N., 2008. Hubungan Antara Keberadaan Ikan Pelagis Dengan Fenomena Oseanografi Dan Perubahan Iklim Musiman Berdasarkan Analisis Data Penginderaan Jauh. Globe Vol 10, 19, dan 25.

Hirawake T, Shinmyo K, Fujiwara A, Saitoh S. 2012. Satellite remote sensing of primary productivity in Bering and Chuchi seas using an absorption based approach. Journal Marine Science. 69(7): 1194-1204.

http://modis.gsfc.nasa.gov/ [Diakses tanggai 18 Februari 2013].

Hela, I., dan T. Laevastu. 1970. Fisheries Oceanography. Fishing News (Books) LTD. London.
Hutabarat, S dan M. Evans., 1985. Pengantar Oseanografi. Cet 3. Jakarta: UI Press.

Itano, G., 2005. A Handbook for the Identification of Yellowfin and Bigeye Tunas in Fresh Condition. 1st Meeting of the Scientific Committee of the Western and Central Pacific Fisheries Commission WCPFC-SC1 Noumea, New Caledonia.

Lanuru, M. Dan Suwarni. 2011. Pengantar Oseanografi. Unhas Makasar.

Lusiani, Andi Hendrawan, Wahikun. 2018. Pengaruh Arah Dan Kecepatan Angin Terhadap Produksi Penangkapan Ikan Di Laut (Perairan Cilacap). Prosiding Seminar Nasional Universitas Pekalongan. ISBN : 978-602-6779-22-9.

Murai, S. 1999. GIS Work Bok. Institute of Industrial Science, University of Tokyo, 7-22-1 Roppongi, Minatako, Tokyo.

Nakamura, H. 1969. Tuna (Ditribution & Migration). Printed in Great Britain by The Whitefrians Press Ltd. London and Tonbrigde.

Nugraha, B., 2009. Studi Tentang Genetika Populasi Ikan Tuna Mata Besar (Thunnus albacares) Hasil Tangkapan Long Line yang Didaratkan di Benoa. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Nugroho, D., Sugianto., Agus ADS., 2007. Studi Pola Sirkulasi Arus Laut di Perairan Pantai Provinsi Sumatra Barat. Jurnal Ilmu Kelautan, ISSN : 0853-7291. Volume 12 Edisi 2. Hal : 72-92

Nurdin S., 2009. Penentuan Zona Penangkapan Potensial dan Pola Migrasi Ikan Kembung (Restrelliger spp) di Perairan Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep. Thesis S2 Univeristas Hasanuddin Makassar.

Nontji, A. 2002.Laut Nusantara. Cetakan ketiga. Djambatan. Jakarta, 368 halaman.

Nontji A. 2008, Plankton Laut. Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia Indonesia. LIPI Press. Jakarta.

Nontji, A. 1993. Laut Nusantara. Edisi Kedua. Penerbit PT. Djambatan. Jakarta.

Prasetyo, D.A., Kunarso., A. Satriadi. 2017. Keterkaitan Varibilitas Angin Terhadap Perubahan Kesuburan Dan Potensi Daerah Penangkapan Ikan Di Perairan Jepara. Jurnal Oseanografi. Vol.6, No. 1; Hal. 158-164.

Priyanti, N. S., 1999. Studi Daaerah Penangkapan Rawai Tuna diperairan Selatan Jawa Timur – Bali pada Musim Timur Berdasarkan Pola Ditribusi Suhu Permukaan Laut Citra Staelit NOAA – AVHRR dan Data Hasil Tangkapan. Skripsi. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Fakultas Perikanan dan llmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Supadiningsih, C. N. Dan Rosana, N., 2004. Penentuan Fishing Ground Tuna dan Cakalang Dengan Teknologi Penginderaan Jauh. Disampaikan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan I Teknik Geodasi. ITS-Surabaya.

Tadjudah M., 2005. Analisis Daerah Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dan Madidihang (Thunnus albacares) Dengan Menggunakan Data Citra Satelit di Perairan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. (Thesis) [tidak dipublikasikan]. Bogor. Teknologi Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Tangke, U., John W. Ch. Karuwal, Achmar Mallawa, dan Mukti Zainuddin. 2016. “Analisis Hubungan Suhu Permukaan Laut, Salinitas dan Arus dengan Hasil angkapan Ikan Tuna di Perairan Bagian Barat Pulau Halmahera.” Jurnal IPTEKS PSP 3(5):368–82.

Uktolseja, J. C. B, et al., 1991. Estimated Growth Parameters and Migration of Skipjack Tuna dan Tuna Likes in the Estearn Indonesia Water Trough Tagging Experiments. Jurnal Penelitian Perikanan Laut No. 43 Tahun 1987. Balai Penelitian Perikanan Laut, Jakarta.

Waas, H. J. D., 2004. Analisis Daerah Potensial Penangkapan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dan Madidihang (Thunnus albacares) di Perairan Utara Papua, Pasifik Barat. (Thesis) [tidak dipublikasikan]. Bogor. Teknologi Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Zainuddin, M., Saitoh, K. And Saitoh, S. 2004. Detection of potential fishing ground for albacore tuna using synoptic measurements of ocean color and thermal remote sensing in the northwestern North Pacific. Geophys. Research Letter 31, L20311, doi:10.1029/2004GL021000.

Zainuddin, M. 2006. Predicting potential habitat hot spots for albacore tuna and Migration Pattern for Albacore Tuna, Thunnus alalunga, in the Northwestern North Pacific using Satellite Remote Sensing and GIS. Ph.D Dissertation. Hokkaido University. 108pp.

Zainuddin, M., Katsuya, S., and Sei-Ichi, S., 2008. Albacore (thunnus alalunga) Fishing Ground in Relation to Oceanographic Conditions in The Western North Pacific Ocean Using Remotely Sensed Satellite Data. Fish. Oceanogr. 17:2, 61-73.

Downloads

Published

19-07-2024

How to Cite

Mustafa, H., Tangke, U., & Darmawaty, D. (2024). Optimization of Yellowfin Tuna Production in Ternate Island Waters Using Geographic Information System. JURNAL BIOSAINSTEK, 6(2), 1–16. https://doi.org/10.52046/biosainstek.v6i2.2068

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>