Strtaegi Pnegelolaan Kawasan Pesisir dan Kelautan Secara Terpadu dan Berkelanjutan dalam Perspektif Otonomi Daerah di Provinsi Maluku Utara

Authors

  • Syahrir Syahrir Sekolah Ilmu Pelayaran Ternate, Indonesia
  • Siti M. DJabir DKP Prov Maluku, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52046/agrikan.v1i1.1072

Keywords:

Pengelolaan berkelanjutan, Kawasan pesisir, Otonomi daerah

Abstract

Potensi sumber daya Pesisir dan Kelautan (SDKP) Provinsi Maluku Utara yang besar merupakan suatu modal yang penting dalam menggerakan roda pembangunan daerah ini. oleh karenanya, aspek pemanfataan khususnya SDKP merupakan suatu yang sangat strategis dalam menentukan jumlah penerimaan atau tingkat konstriusinya dalam pembentukan modal pengambangunannya. Pengelolaan SDKP dalam perspektif Otonomi Daerah pada dasarnya adalah power sharing kewenangan pengelolaan SDKP anata pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.Pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu penting dilakukan mengingat banyaknya kegiatan-kegiatan yang dapat diimplementasikan, sehingga perlu dirumuskan suatu konsep penataan ruang (Strtaegic plan) serta berbagai pilihan objek pembangunan yang serasi.

Author Biographies

Syahrir Syahrir, Sekolah Ilmu Pelayaran Ternate

Staf Pengajar Sekolah Ilmu Pelayaran Ternate

Siti M. DJabir, DKP Prov Maluku

DKP Provinsi MAluku Utara dan Staf Pengajar Prodi THP UMMU Ternate

References

Adrianto, Luky, 2006. Agenda Makro Revitalisasi Perikanan yang Berkelanjutan. Artikel Ilmiah Inovasi On Line. Edisi Vol.6/XVIII/Maret 2006.

Bappeda, 20031. Laporan Hasil Penyusunan Data Base Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara. Bappeda Provinsi Maluku Utara.

Bappeda . 2005. Arahan Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara dalam rangka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Pemerintah Daerah Tahun 2006. Temate Maluku Utara.

Dahuri, R. 1996. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan secara Terpadu. Pradnya Paramita. Jakarta.

Dahuri. 2000. Experience with Coastal and Marine Protected Area Planning and Management in Indonesia. A Paper Presented at Regional Workshop on Coastal and Marine Protected Area Planning and Management. ADB 5712 REG Coastal and Marine Enviromental Management in the South China Sea. Sanya City -PRC.

Dahuri. 2001. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu (Edisi revisi). Penerbit Pradnya Paramita, Jakarta.

Dahuri. 2002. Meniugkatkan Peran Sektor Kelautan dan Perikauan bagi Pemulihan Ekonomi Menuju Bangsa Indonesia yang Maju, Makmur, dan Berkeadilan melalui Pengembangan Industri Bahari. Makalah pada Ekspo Industri Bahari 2002. Surabaya. 15 April 2002.

DKP Propinsi Maluku Utara, 2006. Laporan Tahunan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Maluku Utara Tahun 2005. Maluku Utara
DKP RI. 2003. Kiprah Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Email : www. dkp.go.id.
Herunadi, Bambang, 2005. Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan secara lestari dan bertanggung jawab. Makalah pada Forum Makassar Maritime Meeting, Makassar, 30 Nopember 2005.

Nybaken,W.J. 1992. Biologi Laut, Suatu Pendekatan Ekologi. Gramedia, Jakarta.

R., J Rais, S.P. Ginting dan M.J. Sitepu. 1996. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Downloads

Published

11-08-2008

How to Cite

Syahrir, S., & M. DJabir, S. (2008). Strtaegi Pnegelolaan Kawasan Pesisir dan Kelautan Secara Terpadu dan Berkelanjutan dalam Perspektif Otonomi Daerah di Provinsi Maluku Utara. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.52046/agrikan.v1i1.1072

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.