Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tosa Kota Tidore Kepulauan Tahun 2018
DOI:
https://doi.org/10.52046/biosainstek.v1i01.305Keywords:
KEK, Kurang Energi Kronik, Ibu hamilAbstract
Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan kondisi yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan asupan gizi antara energi dan protein, sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK) mempunyai resiko kematian ibu mendadak pada masa perinatal atau resiko melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah. Dari data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan Prevalensi KEK tertinggi berada di Puskesmas Tosa dari tahun 2015-2017 yaitu sebanyak 68 Kasus (44%) sedangkan yang terendah prevalensi KEK berada di Puskesmas Soasio yaitu sebanyak 22 kasus dari tahun 2015-2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tosa Kota Tidore Kepulauan Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaf melalui pendekatan observasional dengan rancangan Cross Sectional Study dan menggunakanTotal sampling dengan jumlah 54 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner secara langsung, pengukuran lingkar lengan (LILA) dan recall 2x24 jam kepada responden, sedangkan penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, selanjutnya untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis (KEK) dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan energi dan pendapatan keluarga berpengaruh signifikan dengan KEK pada ibu hamil dengan nilai P yaitu p=0,01 dan p=0,00 kurang dari 0,05 sedangkan asupan protein (p=0,29), lemak (p=0,05), pengetahuan (p=0,32), usia ibu hamil (p=1,00), dan jarak kelahiran (p=0,63) tidak berhubungan dengan KEK pada ibu hamil.
References
Aru W. S, 2007. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam edisi 4. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Bandiyah. S, 2009. Lanjut Usia dan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Muha medika.
Bawarodi. F, Rottie. J & Malara. R, 2017. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan penyakit rematik di Wilayah Puskesmas Beo Kabupaten Talaud . e-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 5 Nomor 1, Mei 2017.Online. https://media.neliti.com/media/publications/ 114397-ID . diakses: 20 Mei 2017
DepKes. (2013). Pusat Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI
Jazmi, M. S (2016). Faktor Resiko Terjadinya Rematik Artritis Pada Lansia Diposiandu Wilayah Kerja Puskesmas II Baturaden. Online. diakses pada tanggal: 18 Mei 2017
Junaidi, 2012. Reumatik dan Asam Urat. Jakarta . BIP.
Nugroho.C, 2014. Hubungan Pengetahuan Lansia tentang Arthritis Reumatoid dengan upaya Penatalaksanaannya. Jurnal AKP Vol. 5 No. 2, 1 Juli – 31 Desember 2014, Online: ejournal.akperpamenang.ac.id/index.php/akp/article/download/96/80. Diakses: 20 Mei 2017
Smith, 2006. Penyakit Radang Sendi, Jakarta. Penerbit : Rineke Cipta.
Supariasa. 2012. Gizi Pada Lanjut Usia. Jakarta FKUI.
Susanto, A. (2013). Jumlah lansia Indoneisa Lima Besar terbanyak di Dunia. Online. (http://health.liputan6.com/read/541940/jumlah-lansia-indonesia-lima-besar-terbanyak-di-dunia. diakses pada tanggal 10 Mei 2017.
Stockslager. J. L, 2007. Buku Saku Asuhan Keperawatan Geriatrik edisi 2. Jakarta: EGC.
Syam. S, 2012. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Rematik pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Masyarakat STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol.3 No.2 Juli 2012.online:http://ejurnal.stikesprimanusantara.ac.id/index.php/JKPN/article/viewFile/163/128 . Diakses: 10 September 2017.
Tamsuri. A, 2008. Riset keperawatan. Kediri: Pamenang press.
Putra, Agus Antara Iwayan. 2009. Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Rematik Pada Lansia Di RW06 Kelurahan Krukut Kec. Lima Depok. Online Http://Www.Library.Upnvj.Ac.Id/Index.Php . diakses pada tanggal: 15 Mei 2017

ISSN REGISTERED IN : 















