Community Empowerment in The WASH (Water, Sanitation and Hygiene) Program As an Effort to Prevent Stunting in Toddlers

Authors

  • Nuryanto Nuryanto Poltekkes Kemenkes Semarang, Indonesia
  • Tri Cahyono Poltekkes Kemenkes Semarang, Indonesia
  • Bunga Nuur Primayu Utami Poltekkes Kemenkes Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52046/agrikan.v18i2.2607

Keywords:

WASH, Stunting, Community Empowerment, Toddler

Abstract

Stunting is still a health problem in Indonesia. One of the reasons is the low knowledge and understanding of the public about the importance of WASH. Efforts to increase public knowledge and understanding of WASH need to be carried out to support the acceleration of stunting reduction in Banyumas District, one of which is through community empowerment activities. Community empowerment in the WASH program as an effort to prevent stunting in toddlers was carried out in Karangmangu Village from July 12 to 19, 2024. The activity method includes training with the target of 30 Health Cadres and counseling with the target of parents who have toddlers in RT 1 to 10 RW 1. The stages of the activity include coordination, leaflet making, training, counseling and evaluation. There was a difference in the level of knowledge of Health Cadres before and after participating in the training (p-value<0.05). Counseling at the community level (Posyandu) and at the family level went smoothly and the enthusiasm of parents was very high. WASH counseling activities need to be carried out regularly and continuously as an effort to prevent stunting in toddlers in Karangmangu Village.

References

Anastasya, I., Rezki, D. and Tunisa, F. (2022), “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Pencegahan Stunting Di Kelurahan Bagan Besar Kota Dumai”, Jurnal Pengabdian Mandiri, Vol. 1 No. 9, pp. 1719–1723.

Angelina, R., Fauziah, L., Sinaga, A., Sianipar, I. and Musa, E. (2020), “Peningkatan Kinerja Kader Kesehatan melalui Pelatihan Kader Posyandu di Desa Babakan Kecamatan Ciparay 2019”, JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), Vol. 1 No. 2, pp. 68–76.

Ariani, D., Septiani, H. and Srinayanti, Y. (2024), “The Effects of Using E-Leaflet and Lecture Methods on Maternal Knowledge Regarding Stunting Prevention in Toddlers”, Genius Journal, Vol. 5 No. 1, pp. 6–11, doi: 10.56359/gj.v5i1.329.

Bappenas. (2018), “Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota”, Rencana Aksi Nasional Dalam Rangka Penurunan Stunting: Rembuk Stunting, pp. 1–51.

Barkun, P. and Budiyanto, S. (2024), “Effectiveness of Snakes Ladders and Leaflet on Teenagers ’ Knowledge and Attitude About Stunting Prevention”, Vol. 2 No. 3, pp. 402–417.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D. and Neufeld, L.M. (2018), “A review of child stunting determinants in Indonesia”, Maternal and Child Nutrition, Vol. 14 No. 4, pp. 1–10, doi: 10.1111/mcn.12617.

Dinkes Kab. Banyumas. (2022), Hasil Survey Pemantauan Status Gizi Pada Balita Di Kabupaten Banyumas Tahun 2021-2022, Banyumas.

Eri Kurniasari, Diadjeng Setya Wardani, Rismaina Putri and Miftahul Jannah. (2023), “Efektifitas Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Dan E-Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Dalam Pencegahan Stunting Di Masa Pandemi Covid-19”, Jurnal Ilmu Kebidanan Dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health), Vol. 14 No. 1, pp. 13–20, doi: 10.52299/jks.v14i1.146.

Eva Purwita, Budiarti Emas Nanda, Salmiani Abdul Manaf and Nurlaili Ramli. (2023), “Efektivitas Media Edukasi Leaflet dan Stiker Terhadap Pola Pemberian Makanan Pada Anak Stunting”, NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, Vol. 16 No. 2, pp. 164–174, doi: 10.30867/nasuwakes.v16i2.307.

Fitria, A. and Kusuma, E. (2022), “Faktor Sanitasi Rumah serta Hubungannya dengan Kejadian Stunting di Kabupaten Banyumas Factors of Home Sanitation and Their Correlation with Stunting Events in Banyumas Regency”, AgriHealth, Vol. 3 No. 2, pp. 72–78.

Gunawan, A.T., Nuryanto, N., Lukmitarani, R., Utomo, B. and Widiastuti, A. (2024), “Pencegahan Stunting pada Balita melalui Upaya Penerapan Enam Prinsip Higiene Sanitasi Pangan Rumah Tangga”, PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 9 No. 3, pp. 570–576, doi: 10.33084/pengabdianmu.v9i3.6038.

Gunawan, A.T., Nuryanto, Suparmin and Maulana, M.R. (2024), “Evaluation of Community Empowerment in Hand Washing Use Soap (CTPS)”, International Journal of Innovative Research In Multidisiplinary Education, Vol. 3 No. 4, pp. 658–665, doi: 10.58806/ijirme.2024.v3i4n20.

Hasanah, R., Aryani, F. and Effendi, B. (2023), “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Pada Anak Balita”, Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, Vol. 2 No. 1, pp. 1–6, doi: 10.59025/js.v2i1.54.

Herujito, Y.M. (2001), Dasar-Dasar Manajemen., PT. Bumi Aksara, Jakarta.

Kemenkes RI. (2018), “Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018”.

Kemenkes RI. (2020), “Situasi Stunting di Indonesia”, Jendela Data Dan Informasi Kesehatan, Vol. 208, pp. 1–34.

Kemenkes RI. (2021), Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi, Dan Kabupaten/Kota Tahun 2021, Kemenkes RI, Kemenkes RI, Jakarta.

Kemensetneg RI. (2021), “Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting”, Jakarta.

Lagiono, L., Nuryanto, N., Rudijanto, H., Maulana, M.R. and Ma’ruf, F. (2023), “Evaluasi Layanan Layanan Kesehatan Lingkungan Sebagai Intervensi Spesifik Untuk Mendukung Akselerasi Penurunan Stunting”, Link, Vol. 19 No. 1, pp. 34–42, doi: 10.31983/link.v19i1.9428.

Manulang, M. (2008), Dasar-Dasar Manajemen, Gajah Mada Universitu Press, Yogyakarta.

Nadira, N.A., Thaariq, N.A.A. and Silaban, E.M.L. (2022), “Pemanfaatan Selebaran Dalam Edukasi Gizi Bayi Dan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji”, Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes, Vol. 03 No. 03, pp. 19–25.

Nuryanto and Lagiono. (2023), “Analisis Pemodelan Capaian Sarana Sanitasi Dasar Rumah dengan Kejadian Stunting pada Balita”, BUletin Keslingmas, Vol. 42 No. 03, pp. 147–152.

Nuryanto, N., Ma’aruf, F. and Purnomo, B.C. (2024), “Analisis Kualitas Proses Layanan Kesehatan Lingkungan Dengan Pendekatan Quality Improvment Process (QIP)”, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, Vol. 23 No. 2, pp. 215–225, doi: 10.14710/jkli.23.2.215-225.

Nuryanto, Widiyanto, T., Lagiono and Bahri. (2024), “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Identifikasi, Penentuan Prioritas dan Penyusunan Upaya Perbaikan Permasalahan Kesehatan Lingkungan”, Link, Vol. 20 No. 2, pp. 1–9, doi: 10.31983/link.v20i2.10590.

Purwanti, R. (2019), “Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu: Cegah Stunting dengan Perbaikan Gizi 1000 Hpk”, ETHOS (Jurnal Penelitian Dan Pengabdian), Vol. 7 No. 2, pp. 182–189, doi: 10.29313/ethos.v7i2.4430.

Putriani, N. (2023), “Pengaruh Penyuluhan Dengan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Pada Balita Usia 12-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Ambalawi Kabupaten Bima”, Occupational Medicine, Vol. 53 No. 4, p. 130, doi: 10.58258/rehat.v3i1.6703/https.

Rahmawati, A. (2020), “Education Method of Lectures and Discussionstoward Health Cadre Ability in Early Detection of Dengue Hemorrhagic Fever”, Jurnal Ilmiah Pamenang, Vol. 2 No. 1, pp. 50–55.

Rahmuniyati, M.E. and Sahayati, S. (2021), “Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Stbm) Untuk Mengurangi Kasus Stunting Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Sleman”, PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 5 No. 1, pp. 80–95, doi: 10.31004/prepotif.v5i1.1235.

Rosmiati, Muhdar, TTulak, G., Saputri, E. and Susanti, R.W. (2020), “Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting 1(12), 50–69”, Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, Vol. 1 No. 12, pp. 50–69.

Siswati, T., Iskandar, S., Pramestuti, N., Raharjo, J., Rialihanto, M.P., Rubaya, A.K. and Wiratama, B.S. (2022), “Effect of a Short Course on Improving the Cadres’ Knowledge in the Context of Reducing Stunting through Home Visits in Yogyakarta, Indonesia”, International Journal of Environmental Research and Public Health, Vol. 19 No. 16, pp. 1–10, doi: 10.3390/ijerph19169843.

UNICEF. (2023), “Water, Sanitation and Hygiene (WASH) - Safe water, toilets and good hygiene keep children alive and healthy”, available at: https://www.unicef.org/wash.

WHO. (2022), “Global nutrition targets 2025: stunting policy brief”, WHO, available at: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3 (accessed 23 April 2022).

Widiyanto, T., Lagiono, L., Nuryanto, N., Utomo, N. and Bahri, B. (2022), “Penyuluhan Stop Babs Untuk Mendukung Verifikasi Kabupaten Banyumas Open Defecation Free (Odf)”, Link, Vol. 18 No. 1, pp. 49–54, doi: 10.31983/link.v18i1.8557.

Downloads

Published

01-10-2022

How to Cite

Nuryanto, N., Cahyono, T., & Nuur Primayu Utami, B. (2022). Community Empowerment in The WASH (Water, Sanitation and Hygiene) Program As an Effort to Prevent Stunting in Toddlers. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 18(2), 18–25. https://doi.org/10.52046/agrikan.v18i2.2607

Citation Check

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.