Pengaruh Konsentrasi Garam (NaCl) Terhadap Mutu Petis Ikan Layang (Decapterus Russeli)

Authors

  • Umar Tangke Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52046/agrikan.v2i2.1100

Keywords:

Petis, Garam, Mutu Petis

Abstract

Pengolahan pindang ikan, biasanya menghasilkan sisa hasil rebusan (residu) dan tidak jarang dimanfaatkan, petis dan kecap ikan adalah bentuk olahan ikan dengan memanfaatkan limbah hasil olahan (ekstrak ikan), dimana proses pengolahannya diberi tambahan bumbu-bumbu dan gula merah, yang direbus hingga mengental dan diberi tambahan air tajin sebagai pengemulsi untuk membentuk pasta ikan, sehingga dapal meningkatkan nilai ekonomis limbah cair hasil pemindangan menjadi produk pangan yang bernilai gizi tinggi. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan mulai dari November-Denember 2008 bertempat di Laboraiorium Teknotogi Hasil Perikanan UMMU-Ternate. dengan tujuan melihat pengaruh konsentrasi garam (NaCl) terhadap mutu petis ikan layang. Uji organoleplik dan mikrobiulogi digunakan untuk melihat mutu, hasil uji organoleptik menunjukan bahwa petis dengan lama penyimpanan 3 hari memiliki nilai organoleptik rata-rata cukup baik dan dapat diterima, sedangkan petis dengan lama penyimpanan 0 hari, nilai penerimaannya kecil bila dibanding dengan lama penyimpanan 3 hari, sedangkan daya suka menunjukan bahwa tingkat kesukaan konsitmen terhadap perlakuan A1, A2 dan A3, pada petis ikan dengan konsentrasi NaCl 20% lebih disukai dari pada petis ikan dengan konsentrasi NaCl 40 % dan 60%. Uji mikrobiologi Untuk perlakuan (A1, konsentrasi NaCl 20%) menunjukan pertumbuhan koloni yang sedikit dalam jumlah hitungan cawan dengan nilai rata-rata ALT (11,332 kl/gr) pada penyimpanan hari ke-nol, pada penyimpanan hari ketiga hitungan pertumbuhan jumlah koloni yang sedikit terdapat pada perlakuan A2, konsentrasi NaCl 40%), dengan hitungan koloni (22.000 kl/gr).

Author Biography

Umar Tangke, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Staf Pengajar Prodi THP, FAPERTA, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

References

Afrianto, Eddy dan Evi Liviawaty. 1989. Pengawetan dan Pengolahan Ikan. Penerbit Kanisius, Cetakan ke-14, Yogyakarta.

Anonim, 2006. Cara Uji Mikrobiologi - Bagian 3 : Penentuan Angka Lempeng Total (ALT) pada Produk Perikanan, Badan Standarisasi Nasional, SNI 01-2332.3-2006. 1CS 67.050, Jakarta.

Anonim. 2006. Petunjuk Pengujian Organoleptik dan atau Scnsori, Badan Standarisasi Nasional, SNI 01-2346-2006. Jakarta.

Anonim. 2007. Panduan Usaha Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Provinsi Maluku Utara. Ternate.

Barhan Burhan Ir., 2006. Memilih dan Menangani Produk Perikanan PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Efendi. izral dan Wawan Oktariza. 2006. Manajemen Agnbisnis Perikanan. Pcncbar Swadaya. IV + 164 hlm. Jakarta.

Margono. Tri, Detti Suryati, Sri Hartinah. 2000. "Buku Panduan Teknologi Pangan". Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan PDII-LIPI bekerjasama dengan Swiss Development Cooperation, 1993.

Rabiatul, Adawyah., !r, M.P., 2007. Pengolahan dan Pengawetan ikan. PT. Bumi Aksara. xvi + 160 hlm. Jakarta.

Rahayu, Winiati Pudji., Slamet Ma'oen, SuIiantari, Srikandi Fardiaz. 1992. Teknologi Fermentasi Produk Penkanan. Depdiknas. Dirjen Pendidikan Tinggi, Pusat Anatar Univeritas Pangan dan Gizi. IPB. Bogor. xiv + 140 him.

Steel, L. G. D. and J. M. Torrie, 1981. Principles end Procedures of Statistics, A Biometrical Approach and Procedures of statistics, A Biometrical Approach 2nd Edition. MC Graw Hill, Kogakusha Limited. Tokyo.

Winarno F. G., 1992. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Ulama, Jakarta xiii + 253 hlm.

Downloads

Published

01-10-2009

How to Cite

Tangke, U. (2009). Pengaruh Konsentrasi Garam (NaCl) Terhadap Mutu Petis Ikan Layang (Decapterus Russeli). Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.52046/agrikan.v2i2.1100

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>