Pengelolaan Aspek Lingkungan Sumberdaya Pesisir Berbasis Sosial Ekonomi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.52046/agrikan.v2i1.1094Keywords:
Lingkungan, sumberdaya, pesisirAbstract
Pengelolaan lingkungan sumberdaya pesisir yang berhubungan langsung dengan manusia atau makhluk hidup lain yang ada di wilayah pesisir. Sebab interaksi manusia atau makhluk hiduo lain ditinjau dari aspek daya guna lingkungan sumberdya pesisir dari berbagai aspek manfaatnya di peruntukan untuk kelangsungan hidup baik aspek ekologis, ekonomi dan social masyarakat yang mendiami wilayah pesisir. Karena pengelolaan sumberdaya pesisir dengan karakteristik ekologi yang memiliki keanekaragaman jenis dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan sumberdaya yang ada dan dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, akan mengurangi resiko ekologi antar kepentngan manusia pemanfaatan sumberdaya pesisir dengan karakteristik wilayah yang ada tetap berlangsung, akan menguras kenaekaragaman sumberdaya yang ada baik aspek ekologi, ekosistem dan social budaya danekonomi.
References
Csava,s, I. 1992. Impact of Aquaculturc on the Shrimp Industry. Makaiah disajikan dalam Shrimp '92 Global Conference. Hong Kong. FAO Regional Office for Asia and Pacific, Bangkok. Thailand.
Direktorat Jenderal Perikanan. 1987. Shrimp Culture in Indonesia: Us. Prospect. Directorate General of Fisheries, Jakarta, Indonesia.
Direktorat Jenderal Perikauan. 1990. Siatitistik Perikanan Indonesia. 1988. Direktorat Jendcral Perikanan. Departemen Pertanian, Jakarta, Indonesia.
Direklorat Jenderal Perikanan. 1992. Siatitistik Perikanan Indonesia. 1990. Direktoral Jenderal Perikanan. Departemen Pertanian, Jakarta. Indonesia.
Driessen, P.M. dan Soepraptohardjo. 1974. Soils for Agricultural Expansion in Indonesia. Soil Research Institute, Bogor, Indonesia.
Hanson A.J. dan Koesoebiono. 1977. Settling Coastal Swamplands in Sumatra: A Case Study for Integrated Resource Management PSPSL/Research Report/004. Bogor Agricultural University. Bogor, Indonesia.
Kartawinata, K,. dan S. Soemodihardjo. 1976. Klasifkasi Daerah Pesisir Berdasarkan Komunitas HayatL LIP1. Jakarta, Indonesia.
Koesoebiono, W.L. Collier dan P.R. Burbridge. 1982. Indonesia: Resources' Use and Management in the Coastal Zone. Hal. 115-133 dalam C. Soysa. L.S. Chia. dan W.L. Collier eda. Man, Land and Sea: Coastal Resource Use and Management in Asia and the Pacific. The Agricultural Development Council. Bangkok. Thailand.
Muluk, C. 1994. Social and Environmental Impacts of Shrimp Culture in West Java. PhD's Dissertation. Auburn University, Auburn, AL. USA.
NamiiL N. daa A. Hardjamulia. 1990. Potensi, Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumberdaya Perikanaii Indonesia. Hal. 89-127 dalam F. Cholik el al. fed?.). Presiding Forum I Perikanan. Badan Penelitian dan Pengcmbangan Pertanian, Jakarta. Indonesia.
Peterscn, S. dan LJ. Smith. 1982. Social and Economic Impediment to Artisanal Fisheries. Hal. 299-307 dalam C. Soysa, L.S. Chia, dan W.L. Collier eds. Man, Land and Sea: Coastal Resource Use and Management in Asia and the Pacific. The Agricultural Development Council, Bangkok, Thailand.
Rosenberry, R. 1991. Eastern Hemisphere. Ha). 10-19. daiam World Shnmp Farming 1991. San Diego, CA, USA.
Ruddle, K, 1982 Environmental Pollution and Fishery Resources in Southeast Asia Coastal Waters. Hal. 15-35 dalam C. Soysa, L.S. Chia, dan W.L. Collier eds. Man, Land and Sea: Coastal Resource Use and Management in Asia and the Pacific. The Agricultural Development Council, Bangkok, Thailand.
Soegiarto, A. 1976. Indonesia. Makalah disajikan dalam International Seminar on Development and Management or resources in Coastal Areas. West Berlin. Hamburg and Coxhaven.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2009 Arman Drakel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







