Communications Effectiveness of Agricultural Extension Group in Enbal Cassava Processors In Debut Village, In Southeast Maluku District

Authors

  • Risyart Alberth Far Far Universitas Pattimura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52046/agrikan.v15i1.1028

Keywords:

Effectiveness, Communication, Participation, agricultural extension

Abstract

Enbal is a product of processed bitter cassava (Manihotesculenta Crantz) which is a traditional food typical of the people (Kei) of the Southeast Maluku Regency. This study aims to analyze the effectiveness of agricultural extension communication between the enbal cassava processing group, and to analyze the effect of farmer participation on the effectiveness of the agricultural extension communication to the enbal cassava processing group in Ohoi Debut, Southeast Maluku Regency. The results showed that the extension planning activity that had the highest average score was determining the meeting location for counseling followed by aspects of determining extension participants, compiling extension materials and developing extension methods. Extension activities that have the highest average score are providing data/information, followed by giving comments/opinions, taking notes, preparing facilities and infrastructure, re-explaining unclear descriptions/opinions and summarizing material descriptions. The results of the analysis explain that there is a positive and significant relationship between land area income, and business experience with extension participation in the planning and implementation of agricultural extension. The level of effectiveness of extension communication is in the high or effective category. The level of counseling participation is positively and significantly related to the effectiveness of counseling communication in cognitive and behavioral aspects.

References

Apifah P, Kardiono, Kartono, Mulyani ES, Mulyaningsih A, Setyowati I, Soesanto H, Umiarsih R. 2014. Efektivitas Pelaksana Kegiatan SL-PTT Padi Sawah Di Provinsi Banten. Jurnal Agribisnis Terpadu. 8(2): 44-54.

Batoa, Hartina, Amri J, dan Djoko S. 2008. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kompetensi petani rumput laut di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Penyuluhan. 4(1): 152-165.

Depkes RI. (2003). Klasifikasi Umur Menurut Kategori. Jakarta: Ditjen Yankes.

Effendi S, Tukiran. 2014. Metode Penelitian Survei (edisi revisi). Jakarta (ID): LP3ES.

Hermanto dan Swastika DKS. 2011. Penguatan Kelompok Tani : Langkah Awal Peningkatan Kesejahteraan Petani. Analisis Kebijakan Pertanian Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Vol 9(4): 371-390.

[Kementan RI] Kementrian Pertanian Republik Indonesia. 2015. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia tentang Rencana Strategis Kementrian Indonesia Tahun 2015-2019. Jakarta (ID): Kementan RI. 364 Hal.

Leasa BW, Amanah S, Fatchiya A. 2018. Kapasitas Pengolah Ubi Kayu “Enbal” dan pengaruhnya terhadap Keberlanjutan Usaha di Maluku Tenggara. Jurnal Penyuluhan. 14(1): 11-26.

Murdiyanto E. 2010. Strategi komunikasi dalam penyuluhan pertanian dengan vendor (suatu pendekatan komunikasi kelompok dan interpersonal). Jurnal sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. 6(2): 214-230.

Saleh A, Putra R, Purnaningish N. 2016. Strategi Meningkatkan Kapasitas Penengkar Benih Benih Padi Sawah (Oriza Sativa L) dengan Optimalisasi Kelompok Tani. Jurnal Komunikasi Pembangunan. 14(1):12–35.

Saragih MA, Fauziah L, Jufri M. 2013. Partisipasi petani dalam penggunaan air limbah sebagai air irigasi padi sawah. Journal on Social Economic. 6(1) 101-114.

Tjitropranoto P. 2005. Pemahaman Diri, Potensi/Kesiapan Diri, dan Pengenalan Inovasi. Jurnal Penyuluhan. 1(1):62–67.

[Undang-Undang] Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidiksan Nasional.Jakarta. Sekneg RI.

[UU]. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan. Jakarta [ID]: Sekneg RI.

[UU]. Undang Undang No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Jakarta: Sekneg RI.

Zakaria AK. 2010. Program Pengembangan Agribisnis Kedelai Dalam Peningkatan Produksi Dan Pendapatan Petani. Jurnal Litbang Pertanian, 29(4):147- 153.

Downloads

Published

08-06-2022

How to Cite

Far Far, R. A. (2022). Communications Effectiveness of Agricultural Extension Group in Enbal Cassava Processors In Debut Village, In Southeast Maluku District. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 15(1), 147–156. https://doi.org/10.52046/agrikan.v15i1.1028

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.