Innovation in the Kamplang Cracker Business in Bajo Village to Increase Income and Support Sustainable Agromaritime Development in South Halmahera

Authors

  • Hardin Hardin Universitas Nurul Hasan Bacan, Indonesia
  • Nasir Haya Universitas Nurul Hasan Bacan, Indonesia
  • Julkarnain Ahmad Universitas Nurul Hasan Bacan, Indonesia

Keywords:

Business Innovation, Kamplang Crackers, Fisheries Value Chain, Bajo Village

Abstract

This study addresses the persistent challenges faced by traditional agro-maritime small and medium enterprises (SMEs) in Bajo Village, South Halmahera Regency, North Maluku, focusing on the local kamplang fish cracker industry. Despite the abundant availability of fresh fish raw materials, local processors struggle with inadequate production technologies, non-hygienic open-air drying methods, lack of product diversification, traditional packaging, limited capital, and restricted conventional marketing channels. This research aims to diagnose these systemic constraints, identify specific innovation needs, and formulate an integrated conceptual model to optimize value-added creation and enhance local fish processing incomes. Employing a qualitative descriptive approach with an embedded case study design, data collection was conducted on April 19, 2026, using semi-structured questionnaires, deep interviews, and field observations across two distinct organizational structures under explicit data anonymity. The empirical findings reveal a significant capacity gap between the cooperative group model (Case R1), producing 100 kg/week with an income of Rp4,000,000–Rp5,000,000/month, and the traditional individual model (Case R2), producing 20–30 kg/week with an income of Rp2,000,000–Rp3,000,000/month. The older firm exhibits severe structural inertia and path dependency, whereas the younger enterprise shows higher organizational agility toward digital adoption. Consequently, this study recommends a comprehensive three-tiered action plan: introducing affordable communal solar dryer domes to reduce microbial contaminants, implementing aluminum foil standing pouch packaging alongside flavor diversification, and broadening market reach via digital social media marketing. Future research must transition into a quantitative quasi-experimental design to empirically measure changes in production costs and profitability ratios.

Author Biographies

Hardin Hardin, Universitas Nurul Hasan Bacan

Program Studi TPI, Fakultas Vokasi, Universitas Nurul Hasan Bacan, Bacan, Indonesia.

Nasir Haya, Universitas Nurul Hasan Bacan

Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan, Fakultas Vokasi, Universitas Nurul Hasan Bacan, Indonesia.

Julkarnain Ahmad , Universitas Nurul Hasan Bacan

Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan, Fakultas Vokasi, Universitas Nurul Hasan Bacan, Indonesia.

References

Alvionita, R., Sukiyono, K., & Badrudin, R. (2022). Analisis nilai tambah dan kelayakan usaha olahan hasil perikanan pada UMKM Dapur Sauja. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(1), 75–88. (Sinta 2)

Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP). (2022). Laporan Kinerja Tahunan: Akselerasi Inovasi dan Perluasan Pasar Produk Olahan Perikanan. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP). (2022). Rencana Strategis Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Periode Revisi. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP). (2023). Manual Indikator Kinerja Utama (IKU) Level 2 Direktorat Pemasaran Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Fitriani, T., Rosanti, D., & Amin, M. (2021). Strategi pengembangan usaha dan analisis kelayakan finansial industri pengolahan hasil perikanan skala mikro kecil. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 16(2), 245-256. (Sinta 2)

Food and Agriculture Organization (FAO). (2023). The State of World Fisheries and Aquaculture 2023: Sustainability in Action. Rome: FAO. (Scopus Indexed)

Food and Agriculture Organization (FAO). (2024). The State of World Fisheries and Aquaculture 2024: Blue Transformation in Action. Rome: FAO. (Scopus Indexed)

Hannan, M. T., & Freeman, J. (1984). Structural inertia and organizational change. American Sociological Review, 49(2), 149-164. (Scopus Q1)

Juanita, J., Rahmawati, E., & Syarif, M. (2024). Pemberdayaan kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan melalui pelatihan digital marketing dan perbaikan mutu pengemasan. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Pesisir, 6(1), 42–55. (Sinta 2)

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2021). Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2021 tentang Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2020-2024. Jakarta: Biro Hukum KKP RI.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2024). Akselerasi Hilirisasi Produk Perikanan Berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasional. Jakarta: Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri KKP RI.

Nursalam, N., Fernanda, Y. D., & Kolianan, J. B. (2022). Pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal Media Administrasi, 10(2), 333–340. (Sinta 2 / Bereputasi)

Prasetyo, A., & Zulham, A. (2021). Dinamika rantai pasok dan volatilitas pasokan bahan baku pada industri pengolahan perikanan skala mikro-kecil. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 11(1), 45-56. (Sinta 2)

Pratama, A. R., & Wijaya, M. K. (2024). Inovasi pemberdayaan masyarakat nelayan melalui diversifikasi produk olahan ikan dan digitalisasi pemasaran di wilayah pesisir. Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Maritim, 5(1), 112–125. (Sinta 2 / Garuda Indexed)

Rosalia, S., & Mudzakir, A. K. (2023). Analisis nilai tambah (Value-Added Analysis) produk perikanan tangkap menjadi produk olahan tradisional di wilayah kepulauan terpencil. Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 19(1), 12-21. (Sinta 2)

Suproni, S., & Hidayat, R. (2020). Strategi hilirisasi produk perikanan berbasis UMKM dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 15(2), 185-198. (Sinta 2)

Sydow, J., Schreyögg, G., & Koch, J. (2009). Organizational path dependence: Opening the black box. Academy of Management Review, 34(4), 689-709. (Scopus Q1)

Tingga, C. A., & Geno, A. M. (2025). Strategi pemasaran produk olahan perikanan UMKM dalam memperluas jangkauan pasar dan penguatan kapasitas SDM digital. Jurnal Kajian Perikanan dan Kelautan, 13(1), 18–31. (Sinta 2)

Downloads

Published

05-11-2026

How to Cite

Hardin, H., Haya, N., & Ahmad , J. (2026). Innovation in the Kamplang Cracker Business in Bajo Village to Increase Income and Support Sustainable Agromaritime Development in South Halmahera. JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH), 6(2), 239–251. Retrieved from https://journal.tyarlyta.com/index.php/jssh/article/view/2840

Citation Check