Densitas Beton Segar, Absorpsi dan Kuat Tekan Mortar Menggunakan Limbah Cangkang Kulit Pala

Authors

  • Joni Hermanto Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Indonesia
  • Muhammad Usamah Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1512

Keywords:

Mortar, Cangkng Kulit Pala, Densitas, Absorsi, Kuat Tekan

Abstract

Teknologi konstruksi bangunan di Indonesia mengalami perkembangan yang lumayan signifikan di setiap tahunnya. Seiring dengan perkembangan tersebut, semakin tinggi pula kebutuhan masyarakat luas terhadap pemakaian beton sebagai salah satu jenis bahan konstruksi bangunan. Dalam penelitian ini digunakan cangkang kulit pala sebagai bahan tambah dalam pembuatan beton . Cangkang kulit pala terlebih dahulu dibersihkan kemudian dikalsinasi pada suhu diatas 90 oC selama 3 jam dengan menggunakan tungku pembakaran. Setelah dikalsinasi dihaluskan untuk dijadikan serbuk. Dari hasil pengujian densitas mortar normal, bahan tambah abu cangkang kulit pala normal, 5% dan 10% didapatkan nilai rata-rata dari masing-masing hasil pengujian yaitu, 2,274 kg/m³, 2,269 kg/m³ dan 2,264 kg/m³. Sedangkan hasil pengujian absorsi mortar normal , bahan tambah abu cangkang kulit pala 5% dan 10% didapatkan nilai rata-rata dari masing-masing hasil pengujian absorsi yaitu, 0,11% 0,11% dan 2,264%. Dan hasil pengujian kuat tekan mortar normal, 5% dan 10% di dapatkan nilai rata-rata dari hasil pengujian pengujian yaitu, 14,15 MPa, 17,92 MPa. dan 7,85 MPa. Dari hasil pngujian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa penambahan abu cangkang kulita pala dengan variasi sebanyak 5% ternyata lebih tinggi dari mortar normal dan variasi 10%.

Author Biographies

Joni Hermanto, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia.

Muhammad Usamah, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia.

References

Arif, Joksan dkk. 2015. Pengaruh Resin Epoksi Terhadap Mortar Polimer Ditinjau dari Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Daya Serap Air dan Scanning Electron Microscope. JRSDD. Vol 03, September, 361-370.

Astanto, Triono Budi. 2001. Konstruksi Beton Bertulang. Yogyakarta: Kanisius.

ASTM C 128-68 “Specific Gravity and Absorption of Fine Aggregate”

ASTM C 136-46 “Standard Test Method for Sieve Analysis of Fine and Coarse Aggregates”

ASTM C 138“Standard Test for density (unit weight), yield, and air content (gravimetric) of concret”.

Blaga, J. J. Beaudoin. 1985. Polymer Concrete. Journal CBD-242. Canada : Conceil National de Recherches Canada.

Departemen Pekerjaan Umum, Peraturan SNI (SNI 03-0349-1989), Metode Pengujian Penyerapan Air.

Departemen Pekerjaan Umum, Peraturan SNI (SNI 03-3449-2002), Tata Cara Rencana Pembuatan Campuran Beton Ringan Dengan Agregat Ringan

Departemen Pekerjaan Umum, Peraturan SNI (SNI 03-6825-2002), Metode Pengujian Kuat Tekan Beton

Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah.BPP.Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Edisi Pertama, Jakarta : DPU-BPP, 2002.

Samekto, Wuryanti dan Chandra Rahmadiyanto.(2001). Teknologi Beton. Yogyakarta: Kanisius.

Siregar, Julianti. 2016. Pengaruh Variasi Penambahan Abu Sekam Padi dan Cangkang Telur Terhadap Kuat Tekan Beton. Skripsi Fakultas Teknik UNIMED. Medan.

Downloads

Published

30-11-2022

How to Cite

Hermanto, J., & Usamah, M. (2022). Densitas Beton Segar, Absorpsi dan Kuat Tekan Mortar Menggunakan Limbah Cangkang Kulit Pala. JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH), 2(2), 76–81. https://doi.org/10.52046/jssh.v2i2.1512

Citation Check

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.