Workshop Pelayanan Gizi bagi Orang dengan HIV AIDS
DOI:
https://doi.org/10.52046/biosainstek.v5i1.1384Keywords:
Gizi, ODHA, Puskesmas, petugas gizi, RSAbstract
Gizi yang adekuat pada ODHA dapat mencegah kurang gizi, menghambat perkembangan HIV, meningkatkan daya tahan terhadap infeksi opportunistik, memperbaiki efektifitas pengobatan dan memperbaiki kualitas hidup. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petugas gizi dalam memberikan layanan gizi untuk ODHA di Puskesmas Kota Ternate dan Rumah Sakit Chasan Boesoirie. Peserta diikuti oleh 16 peserta dengan tingkat pendidikan diploma III sebanyak 12 orang dan sarjana sebanyak 4 orang. Rata-rata peserta dapat menjawab dengan benar terkait HIV AIDS serta kebutuhan gizi bagi ODHA. Faktor pendukung kegiatan ini diantaranya adanya kerjasama dengan KPA Kota Ternate, sarana prasarana yang mendukung serta peserta tetap antusias selama 3 hari kegiatan tersebut. Peserta mampu memahami peran sebagai petugas gizi dalam melayani masalah gizi bagi ODHA.
References
Hoffman Risa., dkk. 2008. Effect of Highly Active Antiretroviral Therapy Duration and Regomen on Risk for Mother to Child Transmission of HIV in Johannesburg South Africa (NIH Public Access) 54(1):35–41.
Kementerian Kesehatan republik Indonesia. 2010. Pedoman Pelayanan Gizi Bagi ODHA. Dirjen Bina Gizi Masyarakat. Jakarta.
Muthamia O. Gaceri, Alice Mboganie M & Samuel Kuria Mbugua. 2014. The effects of nutritional knowledge on the dietary practices of people living with HIV in Kayole division, Nairobi-Kenya (International Journal of Nutrition and Food Sciences) 3(6): 597-601.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Tutik Lestari, Mudini Muhlis, Ridwan Yamko, Tati Sumiati, Andiani Andiani, Diah Merdekawati Surasno, Agustin Rahayu, Suryani Mansur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISSN REGISTERED IN : 















