Kepercayaan Masyarakat Terhadap Penolong Persalinan di Desa Manatahan Kecamatan Obi Barat
DOI:
https://doi.org/10.52046/biosainstek.v4i2.1125Keywords:
Dukun bayi, persalinan, penolong persalinanAbstract
Salah satu faktor tingginya AKI di Indonesia adalah masih rendahnya pemanfaatan persalinan oleh tenaga kesehatan difasilitas Kesehatan. Masyarkat masih mempercayakan persalinannya di bantu oleh dukun bayi. Pertolongan persalinan oleh non tenaga kesehatan (dukun bayi) menimbulkan masalah karena mereka bekerja tidak berdasarkan ilmiah, pengetahuan mereka tentang fisiologi dan patologi pada persalinan juga masih sangat terbatas. Kondisi ini tentunya menjadi sebuah permasalahan kesehatan, social dan budaya. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat kepercayaan masyarakat terhadap penolong persalinan. Informan dalam penelitian ini sebanyak 9 informan yang terdiri dari 6 ibu yang melahirkan di dukun bayi, 1 orang bidan Desa, 1 orang dukun bayi yang terlatih dan 1 orang dukun bayi yang tidak terlatih yang berada di desa Manatahan kecamatan Obi Barat. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pengetahuan informan terhadap kehamilan dan persalinan sudah cukup baik akan tetapi sikap dan kepercayaan masyarakat masih menganggap bahwa dukunlah yang dapat membantu persalinan dengan baik karena lebih perhatian terhadap masyarakat.
References
Ari Kurniarum. (2016). Asuhan kebidanan persalinan dan bayi baru lahir.
Astuti, A. P. (2013). ANALISIS ALASAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN OLEH IBU BERSALIN DI KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2013. Prosiding Seminar Nasional Dan Internasional.
Depkes RI. (1993). Pedoman Supervisi Dukun Bayi.
Dinkes Provinsi Maluku Utara. (2019). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi.
Habari, N., & Ramli. (2020). Bidan Atau Dukun? Pilihan Ibu Hamil Dalam Pertolongan Melahirkan (Studi Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sulamadaha, Kota Ternate). Journal of Ethnic Diversity and Local Wisdom.
Kasdu, D. (2001). Info Lengkap Kehamilan & Persalinan. Jakarta 3G Publisher.
Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf
Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-indonesia-2019.pdf
Nurhidayanti, S., Margawati, A., & K, M. I. (2018). Kepercayaan Masyarakat terhadap Penolong Persalinan di Wilayah Halmahera Utara. Promosi Kesehatan Indonesia, 13. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jpki/article/view/19052
Pustu. (2021). Data Jumlah Persalinan.
Soekidjo Notoadmodjo. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi (Edisi Revi). Rineka Cipta.
Sugiharto, M., & Nurhayati. (2019). Perilaku Memilih Tenaga Penolong Persalinan pada Ibu Melahirkan di Desa Blambangan , Kecamatan Penengahan , Kabupaten Lampung selatan.
Susiana, S. (2019). Angka Kematian Ibu : Faktor Penyebab Dan Upaya Penanganannya.
WHO. (2018). Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2022 Harianti Hamid, Ramli Ramli, Sitti Nurhidayanti Ishak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISSN REGISTERED IN : 















