Edukasi Pemanfaatan Makanan Berbasis Pangan Lokal di Kelurahan Gubukusuma Kota Tidore Kepulauan Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.52046/biosainstek.v4i2.1124Keywords:
Penyuluhan, Pengetahuan,Gizi, Stunting, Pangan LokalAbstract
Penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan seperti terhambatnya tumbuh kembang anak.Anak stunting berisiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah stunting adalah meningkatkan asupan gizi utamanya Protein dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam setempat, misalnya ikan yang kaya akan zat gizi Protein dan asam lemak esensial yang baik bagi kesehatan, diantaranya untuk membentuk dan menbangun jaringan tubuh, berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan manusia. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat utamanya Ibu rumah tangga dalam pengolahan ikan sehingga dapat menjadi alternatif makanan yang sehat untuk Balita dan juga keluarganya. Desain Pengabdian masyarakat ini menggunakan desain pre eksperimental dengan menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Tempat di Kantor Kelurahan Gubukusuma, Kota Tidore Kepulauan jumlah responden penyuluhan sebanyak 20 Responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Hasil : Tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi sebelum dan setelah penyuluhan (nilai p =0,087), namun ada peningkatan pengetahuan peserta sebesar 45 % setelah penyuluhan. Adapun produk olahan ikan yang tinggi protein yaitu bakso goreng, (128, 5 gr P), siomay tuna labu siam (124,4 gr), pempek ikan ( 70,7 gr) dan Otak- Otak goreng (46,3gr). Pengetahuan peserta meningkat tentang produk olahan ikan yang bergizi. Diharapkan bagi masyarakat, dapat mempraktekkan langsung pengolahan produk yang berbahan dasar ikan menjadi diversifikasi produk lain sebagai alternatif makanan sehat untuk anak dan keluarga.
References
Aridiyah FO, N Rohmawati & M Ririanty, 2015. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita di wilayah pedesaan dan perkotaan. Jurnal Kesehatan. 3 (1): 163-170. Retrieved from :https://jurnal.unej.ac.id/index. php/JPK/article/view/2520/2029.
FY Arthatiani, Armen Zulham. 2019. Konsumsi ikan dan Upaya Penanggulangan stunting di Provinsi daerah khusus ibukota Jakarta. Akses http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/mra/article/view/8107. Diakses tanggal 2 Februari 2022.
Kemenkes RI, 2018. Situasi Balita Pendek (Stunting ) di Indonesia. Buletin jendela data dan informasi kesehatan. ISSN 2088 – 270X. Jakarta. Akses https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/Buletin-Stunting-2018.pdf. Diakses tanggal 2 Februari 2022.
Litbangkes, 2021. Buku Saku hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021. https://www.litbang.kemkes.go.id/buku-saku-hasil-studi-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2021/. Diakses tanggal 2 Februari 2022.
Mitra. 2015. Permasalahan anak pendek (stunting) dan intervensi untuk mencegah terjadinya stunting (Suatu Kajian Kepustakaan). J. Kesehatan Komunitas. 2 (6):254-261.
Persagi. 2018. Stop Stunting dengan konseling gizi. Jakarta: penebar Plus
Puskesmas rawat Inap Ome. 2022. Laporan E-PPGBM bulan Februari kelurahan Gubukusuma.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2022 Diah Merdekawati Surasno, Suryani Mansur, Agustin Rahayu, Andiani Andiani, Musiana Musiana, Didik Kurniawan, Nani Supriatni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISSN REGISTERED IN : 















